• +6287 888 999 303
    Whatsapp
    +6287 888 999 303
  • ASIAPLAYROOM
    Line
    ASIAPLAYROOM
  • ASIAPLAYROOM
    Wechat
    ASIAPLAYROOM
Segera bergabung dengan kami dan dapatkan bonus terbaik dari ASIAPLAYROOM untuk kamu

ENERGI PANAS BUMI DI MADIUN AKAN DI GARAP OLEH BAKRIE

Asia Play Room Sportsbook  – Bakrie Group lewat PT Bakrie Darmakarya Energi, mengincar 2 titik sumber panas bumi alias harta karun energi di Madiun. Hal ini di ketahui dari hasil pertemuan dengan tim dari Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Kabupaten Madiun di ruang asisten bidang ekonomi dan pembangunan.

Senior Field Operation PT Bakrie Darmakarya Energi, Saiful Anwa menjelaskan, bahwa dua titik sumber panas bumi yang diincar tersebut berada di Desa Mendak Kecamatan Dagangan. 

“Di Kabupaten Madiun terdapat dua titik lokasi pengeboran rencananya maka kita adakan pertemuan dengan muspika untuk membahas prosedurnya. Sedangkan di Ponorogo terdapat satu titik, yakni di Desa Ngebel, Kecamatan Ngebel yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Madiun juga,” jelas Saiful usai pertemuan tersebut, Kamis (24/8/2017) 

Saiful menambahkan untuk waktu pengerjaan dua titik sumur panas bumi di Desa Mendak, tergantung pada hasil pengeboran di Desa Ngebel. Target dari masing-masing sumur mampu menghasilkan listrik sebesar 55 megawatt.

Kepala Bidang ESDM, Aris Budi mengatakan KPPT Kabupaten Madiun memanggil PT Bakrie Darmakarya Energi selaku pemenang proyek pengerjaan energi panas bumi untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan awal proyek yang dilihat dari kelengkapan perizinan.

“Kami hanya ingin memastikan. Ini masih tahapan yang panjang. Rapat seperti ini akan kami sampaikan secara berkala. Bakrie akan melaporkan setiap progres di lokasi,” tutut Aris.

Menurut Aris, seluruh proses terkait perizinan ditangani di tingkat provinsi. Sementara pihak Kabupaten Madiun, hanya memberikan fasilitas. 

Asiaplayroom – Agen Poker Terpercaya

Asiaplayroom – Karena cakupan wilayah ekspolrasi di Madiun lebih luas serta memiliki dua titik sumur, Pemkab Madiun berharap kantor serta fasilitas proyek dibangun di Madiun, bukan di Ponorogo.

“Kami sudah menyiapkan fasilitas, berupa lahan seluas lima hektar di sekitar lokasi,” kata Aris. 

navigation

X