• +6287 888 999 303
    Whatsapp
    +6287 888 999 303
  • ASIAPLAYROOM
    Line
    ASIAPLAYROOM
  • ASIAPLAYROOM
    Wechat
    ASIAPLAYROOM
Segera bergabung dengan kami dan dapatkan bonus terbaik dari ASIAPLAYROOM untuk kamu

MARI KITA DUKUNG DAN MENOPANG BERSAMA BEBAN TONTOWI/LILIYANA

303palace Sportsbook – Penampilan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sedang naik turun karena cedera. Mereka pun tak dibebani target khusus pada Indonesia Terbuka Super Series Premier 2017 ini.

Penampilan kurang oke Tontowi/Liliyana itu tak lepas dari cedera lutut kanan yang membekap Liliyana. Cedera tersebut didapatkan Liliyana saat tampil di China Open 2016. Belum benar-benar pulih, Liliyana terus tampil pada turnamen super series dan akhirnya menyerah di Singapura Terbuka tahun ini.

Liliyana bahkan tak diturunkan pada Piala Sudirman yang bergulir pekan ini di Gold Coast. Kini, dia tengah berkejaran dengan waktu agar pulih untuk tampil di Indonesia Open 12-18 Juni di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta.

PBSI memahami situasi itu. Tontowi dan Butet, sapaan karib Liliyana, pun tak menjadi salah satu wakil yang dipatok target khusus.

“Akhirnya ya (tidak ditargetkan) hahaha. Ya, mungkin karena realistisnya sektor ganda putra yang prestasi terakhirnya paling baik. Tetapi, target pribadi dari saya maupun Tontowi tetap sama, yakni ingin menunjukkan yang terbaik,” kata Liliyana di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (22/5/2017).

Butet menjalani perawatan intensif setelah Singapura Open 2017. Kini dia berfokus menjalani terapi dan kekuatan kaki. Liliyana bahkan belum menjalani latihan teknik lagi sampai saat ini. harus diparkir baik dalam latihan maupun pertandingan.

“Biasanya kalau atlet itu paha dan tangan kanannya yang agak lebih besar. Tapi, karena sudah lama tidak dilatih jadi otomatis tumpuannya selalu di kaki kiri karena kaki kanannya sakit. Karena itu supaya ototnya kembali normal, saya latihan untuk paha dan tangannya,” ungkapnya.

Selain penguatan otot, pebulutangkis yang sudah mengoleksi tiga gelar juara dunia itu juga harus berjuang dengan trauma. Ini memang menjadi pengalaman pertama Butet dibekap cedera serius.

“Trauma pasti ada. Karena dulu itu merasakan sakit sekali jadi suka kepikiran. Makanya ini yang sedang saya usahakan agar lebih keras lagi untuk melupakannya. Walau masih ada rasa nyeri dan kaget. Tapi selama tidak ada bengkak saya sikat saja,” jelas perempuan asal Manado itu.
23
Dengan kondisi Butet yang masih dalam pemulihan cedera lutut, langkah PBSI hanya menargetkan satu gelar dinilai cukup tepat. Meski tidak tertutup kemungkinan Tontowi/Liliyana akan memberi kejutan.

“Ya mudah-mudahan. Mungkin kita kurang beruntung di Istora, tapi di JCC mana tahu kita dapat keuntungan. Ya, namanya jalan itu tidak ada yang tahu,” harap Butet.

“Waktu saya fit saya tidak pernah bisa juara di Indonesia Open. Mana tahu dengan keadaan seperti ini saya nothing to lose, tidak dibebankan target, akan kasih yang terbaik. Saya juga tidak bisa muluk-muluk janji bawa juara, karena dengan keadaan ini saya harus realistis. Tapi saya tetap berharap yang paling tinggi lah,” ujar dia.

303palace – Bandar Bola

303palace – Semoga dengan usaha dan kerja keras mereka dapat membuahkan hasil yang baik bagi diri mereka dan juga bagi Negara Republik Indonesia

navigation

X