• +6287 888 999 303
    Whatsapp
    +6287 888 999 303
  • 303PALACE
    Line
    303PALACE
  • PALACE303
    Wechat
    PALACE303
Segera bergabung dengan kami dan dapatkan bonus terbaik dari 303Palace untuk kamu

GAGAH ! TIM POLWAN BERHASIL MENCAPAI PUNCAK CARTENZ DI BULAN KEMERDEKAAN

303palace Sportsbook – Tim Polwan Polri berhasil menaklukkan Puncak Jaya, Papua, pada Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2017. Setelah melalui perjalanan panjang, bendera Merah-Putih dan Tribrata pun bisa dikibarkan di lokasi yang juga dikenal dengan nama Puncak Carstensz itu.

Tim Polwan, yang berada di bawah asuhan istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Tri Karnavian, itu berjumlah 24 orang. Mereka terdiri atas 1 orang pamen (perwira menengah), 2 orang pama (perwira pertama), dan 21 bintara berpangkat bripda dari Angkatan 42-45.

“Ini kan inisiasi Ibu Asuh Polwan. Idenya ingin mengangkat derajat Polwan karena dianggap warga negara kelas dua kalau meminjam istilah Pak Kapolri. Nah, Ibu Aspol ini tidak ingin Polwan dianggap remeh karena Polwan punya kemampuan sama dengan laki-laki, maka diinisiasi untuk mendaki Carstensz,” terang AKBP Siwi Erma Andriani kepada detikcom, Selasa (22/8/2017).

 

Seleksi Ketat 

Siwi merupakan Ketua Tim Polwan dalam ekspedisi menuju puncak yang berada di Pegunungan Jayawijaya itu. Sama halnya dengan 23 polwan lainnya, Siwi melalui proses seleksi internal terlebih dahulu yang diselenggarakan beberapa bulan lalu.

“Seleksi pertama lebih dari 120 orang. Dari seleksi itu terjaring 24 yang dianggap bisa melaksanakan misi Ibu Asuh ini,” ujar Kabag Pembinaan Siswi Sekolah Polwan ini.

Setelah lolos seleksi, Tim Polwan kemudian dilatih di training center sebanyak dua kali. Training pertama dilakukan sebelum Ramadan lalu di Sukabumi, Jawa Barat, dengan materi mulai endurance (daya tahan) hingga pendakian ke Gunung Gede beberapa kali.

Setelah tiga minggu di Sukabumi, pelatihan sempat dihentikan saat memasuki Lebaran. Training kedua kemudian dilaksanakan setelah Lebaran dengan kembali melatih endurance, upper body di Gunung Gede hingga panjat tebing di Tebing 125 Citatah, Padalarang, Jabar.

“Setelah itu, kami berangkat ke Papua, latihan aklimatisasi dan pelatihan di beberapa puncak di Bali Dump, di Carstensz,” ucapnya.

Berhadapan dengan Alam

Kegiatan pendakian ini bukan pertama kalinya bagi Siwi dan Tim Polwan lainnya. Siwi sudah beberapa kali mendaki gunung di Gunung Gede dan Gunung Bromo. Tapi mendaki Puncak Carstensz, Pegunungan Jayawijaya, adalah pertama kalinya bagi Siwi dan rekan Polwan lainnya.

Tentunya, pengalaman mendaki Puncak Carstensz memberikan kesan tersendiri baginya. Apalagi ada misi khusus yang dibawa oleh tim, yakni mengibarkan bendera RI tepat pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus lalu.

“Yang cukup berkesan selama pendakian, kita bisa menyelesaikan misi ini sesuai harapan Ibu Asuh, tanpa kendala, itu cukup berkesan selain persaudaraan cukup berasa dinamika team work-nya,” lanjut mantan Kabag Binops di Polres Jakarta Barat ini.

Pegunungan Jayawijaya merupakan gunung tertinggi di Indonesia. Selain masalah ketinggian, ada beberapa faktor yang cukup menyulitkan tim selama pendakian. Ada tantangan tersendiri mendaki puncak yang memiliki ketinggian 4.884 meter ini.

“Kesulitannya berhadapan dengan alam yang tidak bisa dikondisikan. Di Carstensz itu 5 menit bisa berubah dari terang benderang jadi hujan badai, jadi kita harus menyesuaikan agar tidak mengalami hipotermia. Alhamdulillah, nggak ada yang hipotermia, kalau kelelahan itu biasa dan bisa disikapi,” sambungnya.

Kondisi cuaca yang tak menentu ini dapat diatasi oleh Tim Polwan. Tim menyiasatinya dengan melengkapi perlengkapan hingga berjoget-joget agar tidak kedinginan.

“Pelatih kita pelatih profesional dari Wanadri. Mereka tahu bagaimana menghadapi alam seperti salju, kering, dan sebagainya. Kita disiapkan dari awal, mulai pakaian apa, outerlayer-nya seperti apa. Di sana apa yang bisa kita lakukan untuk bersenang-senang, joget seperti itu kita lakukan sepanjang itu diperlukan,” tuturnya.

Selain Puncak Carstensz, Tim Polwan ini mencapai beberapa titik puncak. Di antaranya Puncak Sukarno yang cukup melelahkan untuk tim. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat Siwi dan tim untuk mencapai misi pengibaran bendera pada Hari Kemerdekaan RI.

“Kalau kesulitan, masing-masing puncak punya cerita sendiri. Di Carstensz, kesulitannya teknis saja kita harus gunakan alat, teknik memanjat, celah satu celah dua sampai ketinggian 4.884 mdpl. Kalau Carstensz Timur dan Puncak Sukarno hanya rutenya yang melelahkan,” ungkap bintara angkatan 18 ini.
Polwan Setara Polki

Mendaki Puncak Carstensz menjadi salah satu bagian kecil untuk membuktikan bahwa polwan setara dengan polki (polisi lelaki). Siwi berharap, kesempatan polwan berkarier di Polri lebih terbuka bagi Polwan atau sama dengan polki.

“Saya pribadi bangga dan lega sudah menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Ibu Asuh. Kami bisa buktikan bahwa kami juga punya kemampuan sama dengan polki,” imbuhnya.

303palace – Bursa Taruhan Online

303palace – Kapolri Jenderal Tito Karnavian sendiri berkeinginan adanya reformasi di Polri. Kapolri bahkan menginginkan ada Polwan yang memimpin kepolisian daerah dengan pangkat bintang dua.

“Saya meyakini apabila Polwan diberi kesempatan dan terbukti Pak Tito memberikan kesempatan kepada Polwan, saya rasa Polwan pun mampu,” Siwi menyambut baik wacana Kapolri. 

navigation

X